RSS

KEMENTERIAN SOSIAL R.I LUNCURKAN PROGRAM KSBM DI TERENTANG

Acara Pembukaan Pelatihan Pemantapan Tenaga Pendamping Keserasian Sosial oleh Direktur PSKBS Drs.Moh.helmi Kementrian sosial R.I melalui Ditjen Perlindungan sosial Korban bencana Sosial (Dit.PSKBS) meluncurkan program Keserasian sosial Berbasis masyarakat (KSBM),yang mana program ini sudah berjalan sejak tahun 2006.Untuk tahun 2011 ini desa teluk empening salah satu desa di kecamatan Terentang yang mendapatkan program KSBM.Mengingat desa ini adalah salah satu desa yang majemuk/multiculture,terdiri dari berbagai suku,ras dan ciri khas masyarakat yang Heterogen.
Untuk menndak lanjuti program ini, desa teluk empening mengirim salah satu tokoh pemuda untuk mengikuti pelatihan pemantapan tenaga pendamping keserasian sosial yang di laksanakan di kota bandung,Jawa barat.
Program ini bertujuan untuk mensinkronkan Keserasian Sosial khususnya di Pedesaan,mengingat belakangan ini di indonesia sering terjadi konflik sosial yang disebabkan adanya kesenjangan sosial,,kurangnya komunikasi sosial,menguatnya sentiment kelompok,kebijakan pemerintah yang tidak menghargai kearifan lokal,menjadikan agama sebagai alat politik,meningkatnya individualisme,masyarakat yang semakin matrealistis serta menurunya moral spiritualitas.
Program ini juga bertujuan untuk menumbuh kembangkan kehidupan kekeluargaan di kalangan masyrakat,terutama masyarakat yang multi etnis,dan berupaya untuk menciptakan lingkungan masyarakat yang harmonis,toleransi dan menumbuh kembangkan semangat kegotong royongan yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat indonesia,yang hal tersebut memudar seiring kemajuan jaman.
Oleh karena itu,dimana desa yang mendapatkan program ini harus membentuk forum di tingkat desa/di tingkat dusun yang di dampingi oleh Pendamping sosial yang telah di tunjuk oleh desa serta bekerja sama dengan tokoh tokoh masyarakat maupun perangkat desa yang ada dengan harapan forum tersebut dapat menjadi salah satu wadah bagi masyarakat untuk menjalin komunikasi/hubungan yang lebih baik antar etnis dan agama serta kelompok kelompok yang ada di masyarakat.
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 8, 2011 in BERITA

 

DESA BUTUH KADER TEKNIS

empeningnews,7/9/11 Untuk menjawab tantangan perkembangan masyarakat, sejauh mana proses pembangunan bisa meningkatkan kapasitas masyarakat desa sehingga mencapai kemandirian dan kesejahteraan, masyarakat harus dilatih dalam hal ini adalah pelatihan peningkatan kapasitas bidang sarana prasarana.
Agar desa maju, kokoh, mandiri, berdaulat, tidak mudah terpengaruh situasi dan dampak negatif global, maka desa harus memiliki otonomi dalam merencanakan pembangunan, masyarakat desa harus menemukan strategi pembangunannya sendiri, dengan pola pembangunan desa yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat desa, pembangunan harus berbasis pada potensi desa sendiri, mampu mempertemukan kebutuhan materi dan kebutuhan non materi manusia,  sehingga masyarakat adat dan penduduk akan mendapatkan porsi cukup serta dapat ikut memanfaatkan hasil pembangunan, jangan sampai menjadi korban pembangunan itu sendiri.
Desa mempunyai hak mendapatkan kompensasi  yang proporsional atas hasil-hasil dan keuntungan dari pembangunan desa yang dibayarkan kepada pemerintah melalui pajak dan lain lain.
Pembangunan sarana dan prasarana perdesan merupakan salah satu kebutuhan masyarakat desa yang utama, namun pembangunan desa itu sendiri jangan hanya dimaknai sebagai terbangunya sarana prasarana perdesaan semata, lebih utama lagi bila bertumpu pada pembangunan manusianya,  pembangunan sarana prasarana perdesaan yang berbasis kepada keputusan rakyat, secara fungsional dapat menunjang peningkatan mutu kehidupan masyarakat desa secara keseluruhan, sehingga dapat terjamin pula pelestarian dan pengembangannya.
Untuk mendukung Kemandirian dan otonomi desa, desa juga harus mampu mengambil keputusan yang tepat dibidang teknik, artinya dalam aspek teknik, desa harus dapat mengidentifikasi, merencanakan, melaksanakan serta melestarikan sarana prasaran desa secara mandiri dan berkualitas.
 
1 Komentar

Ditulis oleh pada September 7, 2011 in BERITA, SERBA SERBI

 

Bosscha: Lebaran Jatuh pada 31 Agustus 2011

Ngamprah (ANTARA) – Peneliti Observatorium Bosscha Bandung, Jawa Barat, Deva Octavian menegaskan bahwa hari lebaran 2011 atau 1 syawal 1432 Hijriah akan jatuh pada 31 Agustus 2011.
Penentuan itu merupakan hasil dari pengamatan dengan menggunakan pisau analisis ilmu astronomi yang dimilikinya. Oleh karena itu, ijtimak akhir Ramadhan 1432 Hijriah akan dilakukan pada Senin 29 Agustus pukul 10.04 WIB.
“Tinggi bulan saat matahari terbenam 29 Agustus di seluruh wilayah Indonesia kurang dari dua derajat. Dari data tersebut, hilal tidak mungkin dilihat di wilayah Indonesia. Dengan begitu, 1 Syawal 1432 Hijriah tanggal 30 Agustus setelah Maghrib. Jadi, masih ada Salat Tarawih pada 29 Agustus dan tidak ada tarawih tanggal 30 Agustus,” ujarnya.
Dengan demikian sambungnya, puasa pada tahun 1432 Hijriah berjumlah 30 hari. Meski begitu, rencananya sidang itsbat penentuan 1 Syawal 1432 Hijriah akan dilakukan pada 29 Agustus.
“Makanya, tidak salah kalau yang menggunakan metode hisab dan rukyatul hilal dalam penentuan awal syawal akan berbeda. Sebab, 29 Agustus, hilal belum terlihat oleh mata karena dekat dengan matahari,” katanya.
Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Fattah Wibisono mengatakan, Muhammadiyah sudah menentukan bahwa hari raya tahun ini jatuh pada Selasa (30/8).
Keputusan itu merupakan hasil perhitungan hisab tim Muhammadiyah. Saat matahari terbenam pada hari ke-29 Ramadhan, posisi hilal ada di atas ufuk dengan ketinggian 1 derajat 55 menit.
35 petugas
Sebelumnya, Peneliti observatorium Bosscha Bandung, Deva Octavian mengatakan 35 orang akan diterjunkan dalam penentuan hari lebaran atau 1 syawal 1432 Hijirah. Personil sebanyak itu akan mengamati hilal pada 16 titik yang telah ditentukan. 
Jumlah sebanyak itu merupakan gabungan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Observatorium Bosscha, Rukyatul Hilal Indonesia, Lapan, serta sejumlah perguruan tinggi. Sedangkan untuk pengamatan hilal akan dilakukan pada 29 dan 30 Agustus mulai pukul 16.00 WIB.
“Secara prinsip kerja dalam penentuan hari awal puasa dengan lebaran atau 1 syawal tidak ada bedanya karena sama-sama mengamati hilal,” ujarnya.
Jumlah pengamat dan titik pengamatan hilal untuk penentuan 1 syawal 1432 Hijriah lebih banyak dari pada pengamatan hilal untuk menentukan awal Ramadhan yang hanya melibatkan 30 orang untuk 14 titik saja. Disampaikannya, Kemenkominfo memang sengaja memperbanyak jumlah titik pengamatan hilal, hal itu karena lebih mempermudah pengamatan dan menjamin ketepatannya. Karena bisa jadi, pengamatan yang dilakukan di suatu daerah terhalangi, tapi di daerah lainnya bisa dilakukan.
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 29, 2011 in BERITA

 

PENINGKATAN KUALITAS PENDUDUK DESA MELALUI PROGRAM DESA PINTAR

Pemanfaatan akses internet perdesaan diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pendampingan pertanian, perbankan dan aktivitas UKM. Sedangkan Desa Pintar dimaksudkan untuk menghilangkan kesenjangan informasi dan pendidikan, karena dengan adanya komputer yang dilengkapi akses internet, masyarakat dapat mengakses informasi apapun termasuk dunia pendidikan dan pengetahuan lainnya.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin cepat memang menuntut kita agar terus meng update informasi jika tidak mau ketinggalan informasi baru. Internet sebagai media yang berperan besar dalam arus informasi ini, merupakan sarana yang perlu dimanfaatkan secara optimal. Memang tidak semua yang ada di internet ttu baik, tetapi jika kita dapat menggunakannya secara arif maka kita akan dapat berkembang dan dapat dengan cepat memanfaatkan setiap peluang yang ada untuk pengembangan usaha maupun menciptakan suatu hal baru yang dapat berguna bagi masyarakat luas.
Namun, di Indonesia pemanfaatan internet tersebut masih kurang optimal. Hanya daerah perkotaan saja yang telah memanfaatkannya dengan baik. Sementara di wilayah perdesaan masih jarang yang menggunakan internet. Padahal penduduk desa seringkali mempunyai potensi yang tinggi dalam inovasi. Oleh karena itu, diperlukan adanya program penyuluhan dan pemberdayaan Desa Pintar (Desa Punya Internet) mengingat pentingnya teknologi tersebut.
Terlebih lagi di era perdagangan bebas ASEAN China (AC-AFTA), yang menyebabkan barang-barang yang datang dari luar negeri tidak lagi dikenakan bea masuk. Jika penduduk desa mulai dari sekarang tidak segera ditingkatkan SDM-nya, maka kemungkinan masyarakat terpuruk akan semakin besar, mengingat semakin banyaknya para pedagang asing yang memonopoli pasaran di Indonesia. Dengan pemberdayaan Desa Pintar diharapkan masyarakat desa bisa mandiri dan berinovasi sesuai dengan kemampuan dan kreativitas masing-masing.
Setiap desa yang ada di Indonesia memang memiliki keunikan dan ciri khas masing-masing dalam berbagai segi dan bidang. Mulai dari tekstur wilayah, jenis tanah, letak geografis, seni budaya, kerajinan, makanan, wisata, bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan lain-lain. Dari berbagai segi dan bidang yang berbeda tersebut, banyak yang belum dikenal oleh desa, daerah, kota dan negara lain sehingga banyak potensi desa yang belum digali secara maksimal.
Dengan adanya program Desa Pintar, diharapkan tiap desa dapat saling berbagi ilmu dan kreativitas yang mereka miliki dan juga memperkenalkan hasil desa dan potensi desa tersebut ke desa, daerah, kota dan bahkan negara yang lain. Misalnya berbagi ilmu tentang hasil karya kerajinan desa tertentu, berbagi ilmu tata cara bertani di suatu desa tertentu, berbagi ilmu tentang cara meningkatkan potensi wisata suatu desa tertentu atau bahkan saling bertukar pikiran dari suatu desa dengan desa yang lain, saling berkomunikasi secara langsung untuk mencari solusi suatu permasalahan desa tertentu agar desa-desa yang lain dapat mengambil ilmu dan manfaat dari desa yang lainnya untuk dapat meningkatkan semua potensi desa yang ada.
Program Desa Pintar tidak ubahnya seperti media pembelajaran. Setiap warga desa juga dapat melakukan transaksi jual beli terhadap segala potensi yang ada. Masih belum meratanya hak akses internet karena luasnya nusantara dan banyaknya desa-desa yang ada di Indonesia ini mengakibatkan banyak hasil dan ilmu di setiap desa yang ada di Indonesia belum dimanfaatkan secara optimal dan terbagi untuk dapat meningkatkan dan memajukan desa lainnya.
Program Desa Pintar berbasis web ini dikelola oleh pemerintah setempat dan masing-masing desa dapat diberikan hak akses untuk mengelola web masing-masing desa. Informasi yang disajikan tiap desa dapat berbentuk video, gambar, teks, message, chatting, animasi, file yang bisa di-download dan di-upload dalam segala format, info, berita dan lain sebagainya. Dengan web ini pula tujuan untuk mensosialisasikan potensi dan memperkenalkan hasil potensi suatu desa dapat tercapai. Sehingga dari potensi yang ada dapat dilakukan transaksi penjualan secara online untuk meraih pangsa pasar yang luas hingga ke mancanegara.
Program Desa Pintar merupakan tindaklanjut dari program Desa Berdering yang menjadi domain Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Tahun 2010, Kemenkominfo menargetkan 5.400 desa di seluruh pelosok Indonesia sudah terkoneksi dengan internet. Sebelumnya, mulai Oktober 2009, Kemenkominfo telah melaksanakan program Desa Berdering dengan target sebanyak 78.000 desa hingga akhir tahun 2009. Pemerintah optimistis program Desa Pintar akan terwujud di seluruh desa di Indonesia, karena setiap desa telah memiliki fasilitas telepon, sehingga penyediaan akses internet di setiap desa akan lebih mudah.
Untuk program Desa Pintar tersebut, pemerintah telah mengalokasikan anggaran senilai Rp2 triliun yang pembiayaannya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ke depan, setiap desa bakal memiliki “rumah pintar” yang memiliki berbagai fasilitas pendidikan, termasuk internet. Jadi, bagi setiap warga desa sekarang ini tidak perlu khawatir lagi, karena setiap desa akan menjadi surga ilmu pengetahuan dan teknologi bagi warganya.
Program Desa Pintar sekalipus dapat mencegah terjadinya urbanisasi. Melalui “rumah pintar, kemampuan SDM di desa akan semakin meningkat, hidup jadi lebih berkualitas, ilmu pengetahuan dan teknologi akan meningkat, serta kreativitas dan inovasi warga akan semakin tumbuh dan berkembang.Dalam kondisi demikian, warga akan mampu menggali dan mengelola setiap potensi ekonomi yang ada untuk mencapai tujuan bersama hidup berkecukupan -namun tanpa meninggalkan ciri khas perdesaan – dalam suasana penuh keakraban (gotong-royong). ( ST )

Entitas terkaitBusiness |Desa |Indonesia |Informasi |Informatika |Internet |Kemenkominfo |Misalnya |Padahal |Pemanfaatan |Pemerintah |Perkembangan |SDM |ST |Terlebih |Anggaran Pendapatan |ASEAN China |Belanja Negara |Desa Berdering |Desa Pintar |Desa Punya |Kementerian Komunikasi |Program Desa Pintar |Sedangkan Desa Pintar |PENINGKATAN KUALITAS PENDUDUK DESA MELALUI PROGRAM DESA PINTAR |Ringkasan Artikel Ini

Dengan adanya program Desa Pintar, diharapkan tiap desa dapat saling berbagi ilmu dan kreativitas yang mereka miliki dan juga memperkenalkan hasil desa dan potensi desa tersebut ke desa, daerah, kota dan bahkan negara yang lain. Misalnya berbagi ilmu tentang hasil karya kerajinan desa tertentu, berbagi ilmu tata cara bertani di suatu desa tertentu, berbagi ilmu tentang cara meningkatkan potensi wisata suatu desa tertentu atau bahkan saling bertukar pikiran dari suatu desa dengan desa yang lain, saling berkomunikasi secara langsung untuk mencari solusi suatu permasalahan desa tertentu agar desa-desa yang lain dapat mengambil ilmu dan manfaat dari desa yang lainnya untuk dapat meningkatkan semua potensi desa yang ada. Masih belum meratanya hak akses internet karena luasnya nusantara dan banyaknya desa-desa yang ada di Indonesia ini mengakibatkan banyak hasil dan ilmu di setiap desa yang ada di Indonesia belum dimanfaatkan secara optimal dan terbagi untuk dapat meningkatkan dan memajukan desa lainnya. Pemerintah optimistis program Desa Pintar akan terwujud di seluruh desa di Indonesia, karena setiap desa telah memiliki fasilitas telepon, sehingga penyediaan akses internet di setiap desa akan lebih mudah.

http://bataviase.co.id/node/279345

Sumber : 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 25, 2011 in SERBA SERBI

 

Kepala KUA Terentang Ajak Masyarakat Senang Hadapi Ramadhan

empeningnews (25/7)— Pada hari ini M. Ichsanudin selaku Kepala KUA Terentang menghadiri kegiatan Badan Kontak Majlis Ta’lim (BKMT) desa Teluk Empening yang bertempat di Masjid Baiturrahman Dusun Sampang desa Teluk Empening Terentang.

Dalam tausyiyahnya, Ichsan mengingatkan kepada jama’ah bahwa Ramadhan 1432 H akan datang tidak lama lagi. Maka dari itu, beliau mengingatkan kepada masyarakat untuk mepersiapkan diri dalam menghadapi bulan suci nan mulia tersebut.
Ichsan menganalogikan dengan sikap kita disaat akan ada tamu atau kunjungan dari pimpinan kita seperti Bupati, Gubernur atau bahkan Presiden. Untuk menyambut tamu tersebut kita akan mempersiapkan diri dengan penuh suka cita, membersihkan lingkungan dan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa menyambut dengan kondisi yang terbaik. terang Ichsan.
Maka, Ichsan menghimbau kepada masyarakat bahwa dalam menghadapi kedatangan tamu agung bualan suci Ramadhan tentu juga harus mempersiapkan diri dengan penuh rasa senang dan bahagia, serta mempersiapkan batin kita dalam keadaan suci.
Berkaitan dengan hal ini, beliau menyebutkan hadits Nabi yang artinya “Barangsiapa yang bergembira dengan datangnya bulan Ramadhan, diharamkan Allah jasadnya menyentuh api neraka”. (An-Nasa’i).
Pada kesempatan itu, Ichsan juga menjelaskan alasan mengapa kaum muslimin senang dalam menghadapi tamu mulia bulan Ramahan tersebut. Beliau mengatakan bahwa kita senang menghadapi bulan suci Ramadhan karena bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan, bulan Al-Qur’an, bulan ampunan, bulan kasih sayang, bulan doa, bulan taubat, bulan kesabaran, dan bulan pembebasan dari api neraka.
Diakhir tausyiyahnya, beliau mengajak masyarakat untuk mempersipakan diri dalam menghadapi Ramadhan 1432 H ini dengan Niat yang benar serta ber’azam (memantapkan niat) agar kualitas puasa Ramadhan tahun ini lebih baik dari sebelumnya. Beliau juga mengajak untuk senantiasa beristighfar memohon ampun kepada Allah atas segala dosa yang telah dilakukan dan yang tidak kalah penting adalah memohon maaf kepada keluarga, baik itu suami atau anak, kepada tetangga dan juga kepada teman. Hal ini dimaksudkan agar kita bertemu dengan Ramadhan dalam kondisi yang terbaik. Wallahua’lam.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 30, 2011 in BERITA

 

Kepala KUA Terentang Sampaikan Tausyiyah dalam Kegiatan BKMT Desa Teluk Empening

Teluk Empening (24/6).—- Badan Kontak Majlis Ta’lim ( BKMT ) desa Teluk Empening Kec. Terentang yang diketuai Ibu Subiyanti ( istri Kepala Desa Teluk Empening ) memang sudah memiliki agenda tetap dalam melaksanakan program Ta’lim bersama pada tiap bulannya. Pada hari itu ( Jum’at, 24 Juni 2011) kegiatan BKMT bertempat di Surau Ath-Tholibin dusun Kelola Jaya komplek SDN 8 Teluk Empening.
Setelah pembacaan sholawat bersama, acara dilanjutkan dengan sambutan dari pengurus Surau Ath-Tholibin. Dalam kesempatan itu sambutan disampaikan Bapak Sabirin,S.Pd salah satu pengurus Surau Ath-Tholibin esa Teluk Empening tersebut.

Dalam sambutanya, Bapak Sabirin,S.Pd mengatakan bahwa surau Ath-Tholibin usun Kelola Jaya desa Teluk Empening ini sudah memasuki usia yang ke 7 tahun. Beliau juga menjelaskan tentang awal mula pendirian surau Ath-tholibin ini yang penuh dengan perjuangan. Pendirian surau Ath-Tholibin ini adalah hasil swadaya dan swadana dari masyarakat sekitar. Al-hamdulillah, selaku pengurus kami sangat bersyukur dengan adanya kegiatan seperti BKMT ini, kata beliau. Demikian itu karena kami berharap, dengan berdirinya Surau Ath-Tholibin ini dapat menjadi motivasi untuk beribadah dan juga menjadi wahana menuntut ilmu bagi masyarakat, jelas beliau.

Usai sambutan tersebut, acara dilanjutkan dengan agenda inti, yaitu Tausyiah atau penyampai materi yang akan disampaikan oleh bapak M. Ichsanudin,S.HI selaku kepala KUA Kec. Terentang.

Ichsan mengawali materinya dengan mengingatkan pada jama’ah bahwa pada saat ini kita sudah berada pada bulan Rajab 1432 H, artinya tidak lama lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan. Bulan Rajab adalah merupakan salah satu bulan Haram yang mana didalamnya ada satu peristiwa besar yaitu Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

Dalam peristiwa Isra’ Mi’raj tersebut, satu hal yang paling utama adalah adanya perintah sholat bagi kaum muslimin, kata beliau. Sholat adalah ibadah besar dan mulia, hal ini terbukti bahwa Allah memanggil Nabi Muhammad SAW secara langsung untuk menghadap-Nya dan mendapat perintah Sholat tersebut. Sholat adalah kunci segala-galanya, jelas beliau. Apalagi bila kita terus berusaha khusyu’ dalam pelaksanaan sholat tersebut, lanjut beliau.

Berkaitan dengan sholat khusyu’, pada kesempatan itu Ichsanudin mengutip sebuah uraian dari da’i kondang yaitu Aa’Gym tentang beberapa hikmah sholat khusyu’. Selanjutnya Ichsan menyebutkan satu persatu tentang hikmah sholat khusyu’ tersebut.

Pertama; Orang yang khusyu’ dalam shalat akan Disiplin waktu. Allah mengingatkan kita 5 kali sehari. Tidak ada satu agama pun yang begitu intensif mengingatkan waktu selain Islam. Seorang ahli sholat yang khusyu’, bisa dilihat dari cara menyikapi waktu. Dia begitu menilai berharganya waktu sehingga tidak mau melakukan kesia-siaan.. Siapapun yang sholatnya seperti bagus tetapi begitu banyak membuang waktu percuma, maka perlu dipertanyakan lagi tentang kekhusyuan yang sebenarnya. Dengan kata lain orang yang khusyu dalam sholatnya terlihat dari pribadinya yang sangat menjaga waktu dari hal yang sia-sia dan berusaha untuk memanfaatka waktu itu sebaik-baiknya. 


Kedua; Orang yang khusyu’ dalam shalatnya akan pandai dalam Manajemen niatnya.  Ternyata rahasia sholat dari niat. Rasulullah bersabda, Innamal ‘amalu binniat, Setiap amal tergantung dari niat. Siapapun yang ingin sukses harus selalu bertanya niat apapun dibalik yang dia lakukan dan yang diucapkan. Orang-orang yang niatnya ikhlas jauh berbeda dengan orang yang berniat buruk berniat jahat atau niat yang tidak benar. Maka sholat khusyu’ akan membimbing kita dalam mengatur hati untuk senantiasa berniat yang ikhlash dalam segala ucap dan perbuatan kita. Ketiga; Orang yang khusyu’ dalam sholat akan selalu menjaga kebersihan.  Setiap sholat harus diawali dengan wudhu untuk mensucikan iri kita. Proses bersih dari awal merupakan kunci sukses sholat yang khusyu. Berarti orang yang sangat mencintai bersih lahir batin itu adalah rahasia penting kesuksesan dunia akhirat. Sholat khusyu’ ini akan membimbing dan mengajari kita untuk selalu menjaga kebersihan.


Keempat; Orang yang khusyu’ dalam sholat akan selalu tertib, sebab Rukun Sholat harus Tertib. Sholat itu dilakukan dengan tertib. Kita harus menikmati hidup yang teratur, rapi, tertib dengan baik. Yang dilakukan dengan proporsional ikhlas karena Allah semata. Diawali dengan sholat khusyu’, maka itu semua akan apat kita capai.

Kelima; Orang yang khusyu’ dalam sholat akan senantiasa tuma’ninah. Tumaninah ini artinya tenang. Ini yang sangat dahsyat dalam sebuah prestasi. Kita sering melakukan sesuatu tapi pada saat tubuh kita melakukan sesuatu pikiran kita tidak disana, hati kita tidak disana akibatnya prestasi apa yang bisa dicapai tanpa kehadiran konsentrasi. Sholat yang baik itu gerakannya disempurnakan disana hatinya hadir pikiran tertuju konsentrasi. Sebuah kombinasi amal yang sangat indah. 


Keenam; Orang yang khusyu’ dalam sholat akan siap dalam segala situasi  Berdiri, ruku, sujud. Ketika berdiri akal lebih tinggi dari hati. Bagaimana saatnya mengolah akal kita. Suatu saat sedang ruku keseimbangan antara qolbu dengan akal, begitupun ketika sujud, akal harus tunduk kepada qolbu kita. Tidak takabur si akal dengan kecerdasannya. Tawadlu dengan qolbu subhanallah. Keseimbangan antara hati, ada saatnya akal benar-benar kita peras sedemikian rupa sebagian kerja kita dan fisik kita ikut. Cobalah kita lihat bagaimana hidup ini ada saatnya diatas, di tengah, dibawah, berulang. Kita nikmati sebagai bagian episode hidup kita. Tidak usah heran sekarang mudah, besok sulit. Dengan khusyu’ dalam sholat kita, insyaallah kita akan senantiasa siap dalam kondisi apapun dalam kehidupan kita di dunia ini.


Ketujuh; Salam. Sholat ditutup dengan salam. Dengan salam kita memberikan jaminan pada orang-orang disekitar kita. Bahwa kita berharap keselamatan. Artinya seorang yang sholatnya khusyu dia akan menjaga tindak tanduknya. Seorang yang benar-benar ahli sholat yang khusyu, akhlaknya akan bebas dari kezaliman terhadap siapa pun. Sholat yang khusyu adalah sholat yang sangatproduktif dengan kebaikan. Orang yang khusyu dalam sholatnya, ibadah komunikasinya nikmat tentram ketika dalam sholat dan tentram pula dalam aktivitas sehari-hari.

Demikian M. Ichsanudin selaku Kepala KUA Terentang menyampaikan materi dalam keggiatan BKMT desa Teluk Empening Kec. Terentang. Usai materi tersebut disampaikan dilanjutkan dengan dialog interaktiv antara pemateri dengan jama’ah. Ada beberapa pertanyaan dari ibu-ibu majlis ta’lim dan langsung dijawab oleh Kepala KUA Terentang yang tentunya hal ini sedikit banyak akan memberikan pencerahan bagi ibu-ibu majlis ta’lim di desa Teluk Empening.
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 11, 2011 in BERITA

 

DIKLAT PENGELOLA PERPUSTAKAAN DESA/KELURAHAN SE KALBAR TAHUN 2011

Empeningnews 28/06/11 Diklat tenaga perpustakaan Desa/Kelurahan Se-Kalbar  diselenggarakan di Hotel Gajah Mada,Jalan Gajah Mada Pontianak.

Keberadaan perpustakaan di Desa/Kelurahan sangat penting sebagai salah satu sarana/media yang amat efesien dan efektif untuk mendapatkan informasi bagi masyarakat. Oleh karena itu setiap Desa/Kelurahan yang memiliki perpustakaan diperlukan tenaga pengelola yang berkualitas, sehingga dapat mengelola dan memfungsikan perpustakaannya dengan baik dan benar dalam upaya menjadikan informasi sebagai sarana dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat.
Untuk meningkatkan kualitas pengelola perpustakaan di Desa/Kelurahan maka Badan perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Barat mengadakan Pendidikan dan Latihan pengelola perpustakaan Desa/Kelurahan selama tiga hari dari tanggal 27 sampai dengan 29 Juni  2011, dengan peserta berjumlah 75 orang perwakilan dari desa yang mendapat bantuan 1000 buku Desa Teluk Empening Kecamatan Terentang Kabupaten Kubu Raya merupakan salah satu desa yang mendapatkan bantuan ini, namun ada beberapa perwakilan yang tidak hadir. Selama mengikuti Diklat peserta diberikan materi dan praktek selama hampir dua puluh empat jam pelajaran mengenai tata cara mengelola perpustakaan yang baik dan benar.
Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Barat, Drs. Mareselinus Kutjai Apin dalam sambutannya menekankan agar perpustakaan Desa/Kelurahan dapat diberdayakan dan dikembangkan secara terus menerus agar mampu memberikan kontribusi dalam menyediakan informasi bagi semua masyarakat yang diarahkan meningkatkan kecerdasan sebagai modal dalam kegiatan pembangunan. Pernyataan Kepala Bapusip Kalbar  ini sejalan dengan isi Undang-Undang No. 43 Tahun 2007 Tentang Perpustakaan, bahwa dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, sekaligus sebagai wahana belajar sepanjang hayat untuk membentuk manusia yang berahlak mulia, sehat berilmu, cukup kreatif dan mandiri serta sekaligus menjadi warga yang demokratis, bertanggung jawab dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan nasional. Untuk mewujudkan ini semua diperlukan sarana penyedia informasi adalah perpustakaan dalam rangka menunjang proses belajar dan mengajar di masyarakat.
Lebih lanjut Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Barat pada akhir sambutannya berharap kepada semua peserta Diklat agar setelah mengikuti Diklat semua mampu untuk mengelola perpustakaan dengan baik dan benar sehingga terselenggaranya pelayanan perpustakaan yang baik kepada masyarakat. Hal ini juga dimaksudkan agar tercapainya keseragaman dalam pengelolaan dan pelaksanaan layanan perpustakaan Desa/Kelurahan serta adanya kerjasama yang sinergi dengan Pemerintah provinsi Kalimantan barat.
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juni 28, 2011 in BERITA