RSS

MAKSIMALKAN LAHAN PEKARANGAN

17 Jun
Empeningnews,10/06/11. Selama ini banyak warga desa memandang rendah lahan disekitar rumah, padahal bila dimanfaatkan dengan baik dan produktif sangat membantu pendapatan keluarga. Berdasarkan pantauan kami setiap warga desa umumnya memiliki lahan pekarangan 0,1 – 0,25 Ha dan rata-rata tidak / belum dimanfaatkan secara maksimal kalaupun ada yang biasa dilihat hanya beberapa pohon pisang atau tanaman hias.
 Syapri Ciptadi ( Kasie Ekbang Desa Teluk Empening ) mengatakan, saat ini Pemerintah Desa memang sedang berupaya menghimbau agar secara suadaya masyarakat melakukan penanaman pohon apa saja yang dapat berguna bagi kehidupan keluarga bahkan untuk memotifasi warga dilakukan lomba tanaman pekarangan.
secara terpisah Kades Teluk Empening menyampaikan hal yang senada, bahwa saat ini memang masih ada warga yang kurang peduli dengan lahan pekarangan. Akan tetapi melalui program P2WKSS mudah mudahan kondisi ini segera berubah, lihat saja di Dusun Tanjung Harapan, masyarakat disana sudah banyak merasakan manfaat dari hasil tanaman pekarangan terutama sayur mayur dan buah buahan  bahkan melalui kelompok-kelompok kecil ( Dasa Wisma ), para Ibu Rumah Tangga memiliki kebun yang dikerjakan secara bersama sama, dan baru baru ini untuk memperkaya jenis tanaman pekarangan mereka melakukan penanaman pohon Matoa bantuan dari Dinas Pertanian sebanyak 130 Pohon.
Tidak hanya sampai disitu, dalam waktu dekat sedang diupayakan didalam pekarangan rumah masing masing warga dianjurkan membuat kolam dengan luas + 25 M2 untuk pemeliharaan Ikan Air Tawar. Dalam tahap awal direncanakan 10 rumah tangga sasaran dan diharapkan Dinas Perikanan dan kelautan Kabupaten Kubu Raya dapat membantu bibit, pakan dan prasarana lainnya, untuk selanjutnya diharapkan ada program satu rumah satu kolam ikan di Desa Teluk Empening.
Lebih lanjut Kades menyampaikan, bila melihat aktifitas Ibu Rumah Tangga saat ini, dalam sehari lebih banyak waktu digunakan untuk kegiatan diluar rumah dalam rangka membantu suami untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga, contoh para istri dipagi hari membantu suami menyadap karet kemudian disore hari para ibu masih juga membantu suami kesawah/keladang dengan demikian waktu yang tersedia untuk mengurus rumah tangga sangat sedikit. Kondisi ini sangat tidak baik bagi perkembangan dan pertumbuhan keluarga terutama bagi mereka yang memiliki anak usia sekolah dan balita.
Oleh karena itu kita sedang berupaya membuat dan mengusulkan program atau kegiatan bagi para Ibu Rumah Tangga seperti beternak unggas, ikan atau ternak kecil lainnya yang dapat dikerjakan secara sederhana, dengan demikian waktu sehari yang digunakan oleh para ibu rumah tangga untuk dirumah dan sekitarnya lebih banyak, Sehingga perhatian terhadap keluarga dan anak anak lebih banyak serta tetap   produktif  dalam upaya peningkatan gizi dan ekonomi keluarga.
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juni 17, 2011 in BERITA

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: